Amalan bulan Muharram penting dikenalkan kepada anak sejak dini. Sebab, Muharram bukan hanya awal tahun. Bulan ini juga menjadi waktu yang baik untuk memperbanyak kebaikan.
Tahun Baru Islam 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Karena itu, sekolah dan keluarga bisa mulai menyiapkan kegiatan edukatif.
Pertama, ajarkan anak memperbanyak doa. Doa membuat anak merasa dekat dengan Allah. Selain itu, doa melatih anak menyampaikan harapan dengan cara yang baik.
Kedua, ajak anak membaca Al-Qur’an. Tidak harus banyak. Yang penting, anak melakukannya dengan senang dan konsisten.
Ketiga, latih anak bersedekah. Sedekah bisa dimulai dari uang kecil. Anak juga bisa berbagi makanan kepada teman.
Keempat, ajarkan anak meminta maaf. Tahun baru menjadi momen bagus untuk memperbaiki hubungan. Anak belajar bahwa meminta maaf bukan tanda lemah.
Kelima, ajak anak membuat target kebaikan. Misalnya, salat lebih tertib, bangun lebih pagi, atau mengurangi berkata kasar.
Puasa sunnah di bulan Muharram memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW menyebut puasa Muharram sebagai puasa utama setelah Ramadan. Selain itu, puasa Asyura memiliki keutamaan khusus.
Namun, anak perlu diajak secara bertahap. Jangan memaksa anak kecil berpuasa penuh jika belum kuat. Orang tua bisa melatihnya dengan cara lembut.
Untuk anak yang sudah mampu, puasa Tasu’a dan Asyura bisa dikenalkan. Jika 1 Muharram 1448 H jatuh pada 16 Juni 2026, maka 9 Muharram bertepatan dengan 24 Juni. Sementara 10 Muharram bertepatan dengan 25 Juni. Perhitungan ini mengikuti kalender Kemenag.
Sekolah bisa membuat program “Satu Hari Satu Kebaikan”. Program ini sederhana, tetapi berdampak. Anak diminta mencatat kebaikan yang mereka lakukan setiap hari.
Selain itu, sekolah bisa mengadakan gerakan sedekah Muharram. Hasil sedekah bisa disalurkan kepada siswa yang membutuhkan. Dengan begitu, anak belajar empati.
Guru juga bisa menyampaikan kisah hijrah Rasulullah SAW. Cerita ini mengajarkan keberanian, kesabaran, dan pengorbanan.
Amalan bulan Muharram untuk anak tidak harus berat. Yang penting, amalan itu mendidik hati. Anak perlu merasakan bahwa Islam itu indah, lembut, dan membimbing.
Karena itu, mari jadikan Muharram sebagai bulan pendidikan akhlak. Semoga anak-anak tumbuh menjadi generasi saleh, cerdas, dan peduli.
Sumber:
Kalender Hijriah Indonesia Kemenag, Sahih Muslim, dan rujukan keutamaan puasa Muharram.
Tidak ada komentar